Jealousy, you led me on.

You couldn't loose you couldn't fail,

You had suspicion on my trail.

How how how all my jealousy, I wasn't man enough to let you hurt my pride.

Yup, sepenggal bait dan lirik yang dilantunkan mendiang Freddie Mercury dalam lagu nya berjudul Jealousy di atas memang terdengar syahdu dan menyentuh banget ya, Good Friends. Apalagi buat kamu yang sedang dilanda cemburu sama pasangan. 

Memang sih, cemburu merupakan hal yang sangat wajar. Bahkan banyak yang percaya kalau rasa itu sebagai bentuk ungkapan kasih sayang. Tapi, apa iya sesimpel itu? Gimana kalau malah jadi berlebihan? Alih-alih menimbulkan rasa sayang dari pasangan, malah justru kesal karena merasa dikekang? 

Makanya, simak yuk tanda-tanda cemburu yang tidak sehat ini biar kamu ngga dianggap terlalu posesif. 

1. Melarang pasangan temenan dengan lawan jenisnya

Mungkin terdengar klise saat mendengar cerita-cerita kelam gimana sakitnya ditikung orang lain yang dianggap pasanganmu sebagai teman. Tapi sebelum kamu memutuskan melarang pasanganmu berteman dengan setiap lawan jenisnya yang akrab sejak lama, kamu harus memikirkan baik-baik hal terburuk yang mungkin dia rasakan karena sikap posesifmu itu.
Sejatinya, sebuah hubungan dilandaskan kepercayaan. Kamu harus saling percaya bahwa akrab dan berteman dengan orang lain, termasuk lawan jenis, merupakan salah satu bentuk menata hubungan yang sehat. 

2. Memaksa semua prioritas nomor satu untuk kamu, meski kamu sadar kesibukan lain yang penting buatnya juga menyita waktu   

Seiring semakin dewasanya sebuah hubungan, kualitas kebersamaan seharusnya menjadi tolak ukur yang lebih penting dibandingkan kuantitas. Kamu harus menyadari bahwa pasanganmu juga butuh waktu untuk menyelesaikan tugas-tugasnya dan mengejar mimpinya, mimpi yang mungkin ingin dicapai untuk kebahagiaan dirimu juga di masa depan. Jadi kurangi memaksa ego untuk selalu bersama, karena pada hakikatnya waktu yang dimiliki pasangan bukan hanya untuk kamu saja. 

3. Emosi belebihan, tanda kamu mulai kehilangan rasa percaya diri

Ada kalanya kamu mudah marah tanpa alasan saat dia follow teman baru di tempat kerjanya, atau mungkin saat dia telat membalas chat kamu di WA saat dia mengerjakan tugasnya di kampus atau kantor. Jika sikap ini sudah sering kamu rasakan, sebaiknya kamu harus mulai introspeksi diri. Pasalnya hal ini makin menunjukkan bahwa kepercayaan dirimu yang semakin berkurang. 

Jadi, yuk, kontrol rasa cemburumu, Good Friends! Percayalah, rasa cemburu yang benar-benar dilandasi cinta tidak akan membuat dirimu atau pasangan merasa terkekang seperti dipenjara. 

Source: 

https://www.klikdokter.com/psikologi/relationship/ciri-ciri-pasangan-posesif

https://www.hipwee.com/hubungan/4-perbedaan-kamu-yang-cemburu-karena-sayang-dan-kamu-yang-cemburu-cuma-buat-mengekang/